Tandatangani PKS Dengan Desa Binaan, Pimpasa Imigrasi Wonosobo Siap Beri Literasi Keimigrasian yang Aman dan Terpercaya 

Tandatangani PKS Dengan Desa Binaan, Pimpasa Imigrasi Wonosobo Siap Beri Literasi Keimigrasian yang Aman dan Terpercaya 

Media Unit 1
Sabtu, 05 September 2026



 Wonosobo  -  Guna  menghadirkan  literasi  keimigrasian yang lebih pasti dan aman bagi masyarakat,  Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menerjunkan Petugas Imigrasi Pembina  Desa  (Pimpasa)  melalui  kerja  sama  resmi  dengan  empat  desa  di Kabupaten Wonosobo.  

Langkah  strategis  ini  memperkuat  upaya  pencegahan  Tindak  Pidana Perdagangan  Orang  (TPPO)  dan  Tindak  Pidana  Penyelundupan  Manusia  (TPPM)  yang ditandai  lewat  penandatanganan  Perjanjian  Kerja  Sama  (PKS)  Desa  Binaan  Imigrasi, sekaligus  sosialisasi  bertajuk  "Kiat  Bekerja  di  Luar  Negeri  Secara Prosedural, Bersama Mencegah TPPO/TPPM" di Dewani View Resto & Cafe, Wonosobo, Kamis (3/9/2026). 

 Melalui  kerja  sama  ini,  Kantor  Imigrasi  Wonosobo  menghadirkan  Petugas  Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) sebagai garda terdepan dalam memberikan pemahaman serta literasi keimigrasian yang lebih pasti dan aman bagi masyarakat desa.

 Penandatangan PKS ini dilakukan secara langsung oleh Sulaiman selaku Kepala Desa Jlamprang, Samali selaku Kepala  Desa  Kledung,  Ali  selaku  Kepala  Desa  Pakuncen,  dan  Kepala  Desa  Kuripan  yg diwakili oleh perangkat desa, Misro.   Kepala  Kantor  Imigrasi  Kelas  II  Non  TPI  Wonosobo,  Taufan,  menegaskan  komitmen pihaknya untuk membentengi masyarakat dari jeratan sindikat penyalur tenaga kerja ilegal maupun calo nakal melalui penguatan literasi keimigrasian.  "Pembentukan Desa Binaan Imigrasi ini adalah langkah konkret kami untuk hadir langsung di  tengah  masyarakat. 

 Kami  ingin  memastikan  warga  desa,  khususnya  di  Pakuncen, Kuripan, Jlamprang, dan Kledung, untuk dapat memahami prosedur resmi bekerja di luar negeri  serta  hak-hak  keimigrasiannya,  sehingga  tidak  ada  lagi  yang  menjadi  korban penipuan maupun perdagangan orang," ujar Taufan saat membuka acara. 

 Selain prosesi penandatanganan PKS, kegiatan ini turut menghadirkan paparan mendalam dari  Kasi  Intelijen  dan  Penindakan  Keimigrasian,  Suwandono,  serta  perwakilan  Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Wonosobo, Dwi Sulistiyan

(Yudhi)
Uploaded Image