*Seragam dilepas, pengabdian tak berakhir, Ipda Hipni Pamit setelah 37 tahun berdinas*

*Seragam dilepas, pengabdian tak berakhir, Ipda Hipni Pamit setelah 37 tahun berdinas*

Senin, 31 Agustus 2026


Kayuagung — Bukan plakat, bukan pula bingkisan. Sepasang kambing menjadi cenderamata yang diberikan Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) AKBP Eko Rubiyanto kepada Ipda Hipni saat apel pelepasan purna bakti, Senin, 31 Agustus 2026.

Pemberian itu berlangsung dalam suasana haru dan kekeluargaan. Setelah 37 tahun mengenakan seragam Polri, Ipda Hipni akhirnya menutup masa tugasnya sebagai anggota kepolisian.

Sepasang kambing tersebut menjadi simbol sederhana sekaligus kenang-kenangan dari institusi yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Cenderamata itu diharapkan dapat menemani Ipda Hipni menjalani kehidupan setelah pensiun dan menjadi pengingat atas panjangnya perjalanan pengabdian.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan purna bakti bukan akhir dari pengabdian seseorang kepada masyarakat. Menurut dia, pengalaman dan nilai-nilai selama bertugas tetap dapat dibawa dalam kehidupan setelah pensiun.

“Purna bakti bukan berarti berakhirnya pengabdian. Ini adalah babak baru dalam kehidupan. Terima kasih atas dedikasi dan loyalitas selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” katanya 

Selama 37 tahun berdinas, Ipda Hipni telah melewati berbagai perubahan dan dinamika di tubuh Polri. Waktu yang panjang itu menjadi bagian dari sejarah pengabdiannya sebagai seorang anggota kepolisian.
Kini, seragam dinas akan disimpan. Rutinitas apel, pelayanan masyarakat, dan tugas kepolisian menjadi kenangan. Namun, hubungan kekeluargaan dengan rekan-rekan di Polres OKI diharapkan tetap terjalin.

Pelepasan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa masa pengabdian memiliki batas waktu, tetapi dedikasi, keteladanan, dan silaturahmi tidak mengenal masa pensiun.