Kapolres Oki AKBP Eko robianto. SH. SIK MH. menyampaikan bahwa respon cepat terhadap Laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan.
Ogan Komering Ilir,- Layanan darurat 110 kembali menunjukkan perannya sebagai penghubung cepat antara masyarakat dan aparat kepolisian. Pada Sabtu dini hari, 28 Maret 2026, sekitar pukul 03.15 WIB, Polres Ogan Komering Ilir (OKI) menerima pengaduan dari seorang warga yang tengah melakukan perjalanan mudik menuju arah Lampung.
Pelapor menghubungi layanan 110 dalam kondisi cemas setelah menyadari anaknya tertinggal di Rest Area Kilometer 306 A ruas tol. Dalam laporan tersebut, pelapor meminta bantuan kepada petugas kepolisian terdekat untuk segera menindaklanjuti situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan anaknya.
Menanggapi laporan tersebut, operator layanan 110 segera meneruskan informasi kepada piket Satuan Samapta Polres OKI. Tanpa menunggu lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Setibanya di Rest Area KM 306 A, petugas menemukan dua anak pelapor yang ternyata tertinggal.
Dari hasil penelusuran di lapangan, diketahui bahwa kedua anak tersebut sempat pergi ke toilet saat orang tua mereka tertidur di dalam kendaraan. Tanpa sepengetahuan orang tua, anak-anak itu turun dari mobil. Ketika pelapor terbangun dan melanjutkan perjalanan, ia tidak menyadari bahwa kedua anaknya masih berada di rest area.
Dalam situasi tersebut, respons cepat tidak hanya datang dari pihak kepolisian. Petugas patroli dari Hutama Karya (HK) Regu A yang berada di sekitar lokasi turut membantu mengamankan kedua anak tersebut. Selanjutnya, anak-anak itu diantar menuju lokasi orang tua mereka di Kilometer 301 A hingga akhirnya kembali berkumpul dengan selamat.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, SH, SIK MH, menyampaikan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di masa arus mudik.
“Layanan 110 kami siagakan 24 jam untuk menerima setiap laporan masyarakat. Kami mengimbau kepada para pemudik agar lebih waspada, terutama saat beristirahat di rest area, serta memastikan seluruh anggota keluarga dalam kondisi aman sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan selama perjalanan mudik, terutama saat beristirahat di rest area. Di sisi lain, kejadian ini juga menegaskan kehadiran layanan 110 sebagai sarana pengaduan yang efektif dan responsif dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat di saat-saat darurat(badri) .