Kayuagung, - Dalam suasana penuh keberkahan, kegiatan Gema Khotmil Qur’an menjadi momentum istimewa yang mempertemukan nilai-nilai spiritual dengan semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang khataman Al-Qur’an, tetapi juga wadah silaturahmi antara Kapolres OKI dengan para hafiz dan hafizah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Selasa (17/3/26).
Silaturahmi ini mencerminkan pendekatan humanis yang dilakukan oleh jajaran Polres OKI dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi Qur’ani yang menjadi aset berharga daerah. Para hafiz dan hafizah bukan hanya penjaga kemurnian Al-Qur’an, tetapi juga simbol harapan dalam menciptakan masyarakat yang berakhlak mulia dan berkarakter kuat.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para penghafal Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa kehadiran para hafiz dan hafizah membawa kesejukan serta menjadi penyeimbang dalam kehidupan sosial, terlebih di tengah dinamika tantangan kamtibmas saat ini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi serta mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para hafiz dan hafizah, untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Kapolres.
Kegiatan Gema Khotmil Qur’an ini juga menjadi refleksi bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui pendekatan struktural, tetapi juga melalui pendekatan spiritual. Ketika nilai-nilai keimanan tertanam kuat dalam diri masyarakat, maka potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir secara alami.
Gema Khotmil Qur’an pun bukan sekadar lantunan ayat suci, melainkan gema persatuan yang menguatkan nilai religiusitas, kebersamaan, dan komitmen menjaga kedamaian di Bumi Bende Seguguk.(badri)