Cirebon, MediaUnit-1.com Sejara Racun berdarah bau yang menyengat tak sedap dinikmati warga desa wargabinangun pengelolaan usaha racun berdarah Limbah ayam potong yakni bulu ayam lokasinya di garis sepadan sungai dan masuk wilayah desa gua kidul kecamatan kaliwedi kabupaten Cirebon anwar pengusaha racun berdarah bulu ayam. selaku pemilik diprotes warga desa wargabinangun pasalnya sekalipun lokasinya berada didesa gua kidul namun pengelolaan limbah ayam potong lebih dekat dengan warga desa wargabinangun sebab disamping yang Bau anyir yang menusuk seperti Racun berdarah, lalat hijau yang besar besar masuk kerumah rumah warga diduga keras pengusaha turunan dajal.
Menurut Anwar saat dikonfirmasi awak media ( 14/8 ) terkait surat ijin Analisis Dampak Lingkungan ( AMDAL ) yang diterbitkan dinas lingkungan hidup pihak nya mengakui " memang betul saya akui tidak ada ijin dari dinas lingkungan hidup kabupaten Cirebon ia karena ketidaktahuan saya, tapi saya sudah ijin ke bbws akhirnya beberapa waktu lalu juga kepala Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS ) datang kesini melihat lokasi saya diduga keras disuap oleh pengusaha racun berdarah nuluh ayam, diduga keras kepala satpol PP kecamatan kaliwedi disuap juga ini hanya dugaan saja ujar salah satu warga desa wargabinangun yang mau disebutkan namanya, hingga memperbolehkan terus dari pihak Reskrim juga memperbolehkan jadi apa lagi yang dipersoalkan pak " ujar Anwar merasa paling benar dan tak tau menau bau racun berdarah dihirup warga sekitar.
Ucapan Anwar kepada awak media ternyata disanggah keras oleh salah satu perangkat desa wargabinangun " kalau dari informasi yang saya dengar bahwa pemdes gua kidul pada hari Senin itu mengadakan rapat, isi dari rapat katanya sih membahas masalah pengelolaan limbah ayam potong dan melarang beroperasi di wilayah gua kidul , demikian juga dengan pihak bbws sama melarang beroperasi karena kan tanyanya milik bbws , kalau kemudian pihak satpol PP kecamatan kaliwedi memperbolehkan ia saya kurang tahu ia " jelasnya
Mungkin diduga keras di suap.
Disisi lain menurut salah satu perwakilan warga Desa wargabinangun saat dimintai tanggapannya terkait pengelolaan limbah mengatakan " ia kalau lokasinya ada didesa gua kidul namun dekat dengan pemukiman warga desa wargabinangun , akibatnya Kamilah yang sangat terdampak sekali terutama baunya itu Masya Allah amis anyir seperti racun berdarah belum lagi tambah lalat hijau yang gede gede banyak berterbangan di sekitar pemukiman, bukankah ini kan sudah sangat membahayakan untuk kesehatan makanya beberapa waktu lalu kami protes kedesa dan ke kecamatan agar dipindahkan jangan diarea sini diduga kuat pengusaha racun berdarah bulu ayam menyuap oknum dinas terkait.
terus kenapa pihak satpol PP kecamatan katanya memperbolehkan waduh bayarnya berapa sama satpol PP kecamatannya ia " ujarnya
( Team9 )
