CIREBON – Upaya membentuk generasi muda yang sadar hukum terus dilakukan melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kali ini, kegiatan edukasi hukum tersebut digelar di SMP Negeri 3 Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (18/6/2026), dengan melibatkan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon dan diikuti ratusan siswa secara antusias.
SMP Negeri 3 Sumber yang berstatus sekolah negeri dengan Akreditasi A memiliki 844 siswa yang didukung oleh 41 guru dan tenaga kependidikan. Di bawah kepemimpinan Nani Sariningsih, sekolah ini terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan pengetahuan siswa, termasuk dalam aspek kesadaran hukum.
Dalam kegiatan tersebut, Alan, Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Intelijen Kejaksaan Kabupaten Cirebon, memberikan materi mengenai pentingnya memahami hukum sejak usia sekolah. Ia menegaskan bahwa para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibekali pemahaman hukum agar mampu menghindari berbagai permasalahan yang dapat merugikan masa depan mereka.
"Harapan dari kegiatan Jaksa Masuk Sekolah tentunya agar anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa tidak terjerumus ke dalam permasalahan hukum. Kami ingin memberikan pemahaman tentang pentingnya taat hukum kepada para siswa dan siswi SMP Negeri 3 Sumber, sehingga mereka dapat terhindar dari tindakan tawuran, bullying, perkelahian antarteman, maupun bentuk kenakalan remaja lainnya," ujar Alan di hadapan para peserta.
Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan mudah dipahami, para siswa diajak mengenal fungsi serta tugas Kejaksaan dalam sistem penegakan hukum di Indonesia. Selain itu, mereka juga diberikan wawasan mengenai dampak hukum dari berbagai perilaku yang sering terjadi di lingkungan remaja.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Kepala SMP Negeri 3 Sumber, Nani Sariningsih, memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para siswa untuk berdialog langsung dengan narasumber dari Kejaksaan. Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian yang paling diminati karena para siswa dapat menyampaikan berbagai pertanyaan seputar hukum dan peran kejaksaan.
Menurut Nani Sariningsih, program Jaksa Masuk Sekolah sangat penting dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Selain menambah wawasan, kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman nyata kepada siswa mengenai konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini. Melalui edukasi langsung dari pihak Kejaksaan, siswa mendapatkan pemahaman yang lebih jelas mengenai hukum, pentingnya disiplin, serta bagaimana menjaga diri agar tidak terlibat dalam perilaku yang melanggar aturan," ungkapnya.
Program Jaksa Masuk Sekolah menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. Dengan bekal pengetahuan hukum sejak dini, diharapkan para siswa mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi demi masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen SMP Negeri 3 Sumber dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, dan taat terhadap hukum yang berlaku.
(Cephy)
